Ads (728x90)


postviews postviews postviews

Dilihat kali


BATAM, Realitasnews.com  – DPRD kota Batam menggelar pertemuan dengan Tim Monitoring dan Evaluasi Rencana Tim Monitoring Pemberantasan Korupsi Terintegrasi KPK. Pertemuan itu digelar di ruang Rapat Pimpinan DPRD lantai II gedung DPRD kota Batam dijalan Engku Putri, batam Centre, Selasa (6/2/2018).

Pada kesempatan itu Ketua DPRD Kota Batam, Nuryanto menyebutkan bahwa sejak mereka dilantik  lembaga DPRD Kota Batam yang dipimpinnya bersih .  Bahkan dengan tegas Nuryanto mengatakan tidak pernah menerima uang dari Walikota Batam, H Rudi .SE ataupun dari Kepala OPD saat melakukan ketuk palu maupun saat menyampaikan pokok – pokok pikiran (Pokir) .
 
Bahkan Nuryanto menyebutkan hingga saat ini ia tidak pernah menerima pegawai atau Kepala OPD Pemko Batam untuk masuk ke dalam ruangannya lantaran kwatir nantinya ia dicurigai terima uang dari pegawai atau Kepala OPD tersebut.
 
Jika ada Kepala OPD yang hendak menemuinya, Nuryanto mempersilahkan Kepala OPD itu untuk berurusan dengan Komisi yang merupakan mitra dari dinas yang dipimpin oleh Kepala OPD tersebut.
Nuryanto mengakui hal itu dilakukannya lantaran imannya masih lemah dan untuk mengantisipasi tanggapan negative dari anggota dewan yang lainnya.
 
“Jika masalah kerja biarlah ada urusan teman-teman di Komisi yang mengurusinya,” tegas Nuryanto
Mendengan penjelasan Nuryanto tersebut Kepala Satgas Wilayah II Tim Koordinasi Supervisi dan pencegahan (Korsupgah), Adlinsyah Nasution langsung menyalam tangannya yang kebetulan duduk disebelahnya.
 
Nuryanto juga mengakui bahwa setiap ketuk palu masih ada anggota Dewan yang mencurigainya menerima uang dari Walikota Batam atau Kepala OPD namun ia menegaskan bahwa ia mengetuk palu bukan untuk kepentingan  Walikota Batam dan bukan untuk kepentingan DPRD Kota Batam namun untuk kepentingan rakyat.
 
“Kami akan selalu mendukung pemerintah yang bersih dan selalu berkerja demi kepentingan rakyat,” katanya dengan tegas
 
(Lian)

Posting Komentar

Disqus