Ads (728x90)


postviews postviews postviews

Dilihat kali



SERGAI, Realitasnews.com – Tim Satgas Korwil I Koordinasi Supervisi Pencegahan (Korsupgah) KPK RI melakukan kegiatan Monitoring dan Evaluasi, Aksi Pencegahan Korupsi Terintegrasi KPK RI di kabupaten Serdang Bedagai (Sergai)

Kedatangan Tim Satgas Korwil I Korsupgah itu disambut oleh Bupati Sergai Ir. H. Soekirman bersama Wakil Bupati Sergai H Darma Wijaya,  Sekdakab Sergai H.M. Faisal Hasrimy, A.P., M.A.P, Kepala Badan Pertanahan Nasional I Wayan Suada, A.Ptnh, S.H, M.H, Asisten Ekbangsos Ir. Kaharuddin, Jajaran Kepala OPD di Aula Sultan Serdang, Jumat (30/11/2019).

Bupati Sergai Ir Soekirman dalam sambutannya mengatakan jika memperhatikan situs https://korsupgah.kpk.go.id/ yang memuat persentase Monitoring Center For Prevention (MCP) yang memberikan informasi capaian kinerja program koordinasi dan supervisi pencegahan korupsi (korsupgah) yang dilaksanakan oleh seluruh Pemda di seluruh Indonesia.

“Kabupaten Sergai memperhatikan betul 8 area intervensi Satgas Korsupgah yang meliputi perencanaan dan penganggaran APBD, pengadaan barang dan jasa, pelayanan terpadu satu pintu, kapabilitas APIP, manajemen ASN, Dana Desa, optimalisasi pendapatan daerah dan manajemen aset daerah,” katanya.

Namun Bupati menyebut Kabupaten Sergai masih perlu usaha lebih keras lagi, mengingat sebelumnya Sergai pernah ada di peringkat satu dan dua di tahun 2017-2018. Namun kini Sergai berada di urutan 12 dari 34 kabupaten/kota di Provinsi Sumatera Utara dengan persentase 62%.

“Ada beberapa aspek yang perlu dimaksimalkan lagi karena statusnya merah dalam persentase sementara Korsupgah,” katanya.

Kehadiran Satgas Korsupgah hari ini tentu menjadi kesempatan baik buat kita meningkatkan pengetahuan dan mempelajari bidang-bidang yang masih perlu diperbaiki lagi.

" Kami mohon arahan dan masukkan dari tim agar Sergai ini bisa lebih baik lagi di masa depan,” tutup Bupati.

Perwakilan Tim Satgas Korwil I Korsupgah, Ardiansyah, memperkenalkan bahwa  Korsupgah Korwil I mencakup area kerja Aceh, Sumut, Sumbar, Bengkulu Dan Bangka Belitung. Korwil Korsupgah merupakan gabungan dari Korsupgah dan Korsupda (Koordinasi dan Supervisi Daerah).

Ardiansyah menyebut walau Pemkab Sergai masih berada di urutan tengah, namun masih ada kesempatan memperbaiki posisi.

“Kami yakin 8 area itu sudah pasti dikerjakan karena hal tersebut adalah tugas wajib. Kami juga berharap teman-teman Pemkab membiasakan diri untuk mendokumentasikan bidang yang menjadi lingkup monitoring Korsupgah,” tutupnya.

Dalam kegiatan ini sendiri Korsupgah menyampaikan materi pembahasan berthemakan tata kelola aset dan pendapatan daerah.

(Red/Jan)

Posting Komentar

Disqus