Ads (728x90)


postviews postviews postviews

Dilihat kali



LINGGA, Realitasnews.com  – Bupati Lingga Alias Wello menghipnotis pengunjung pada acara  talk show dengan menceritakan sejarah singkat Kabupaten Lingga yang merupakan bagian dari emporium Melayu masa lalu. Beliau menceritakan bagaimana Kabupaten Lingga mampu bangkit dari keterpurukan pada awal masa kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Lingga M.Nizar.

Dipandu oleh host Togi Sinaga dan Arlista Hadi dalam segmen Good Morning Indonesia, Awe sapaan akrab Bupati Lingga, tampil santai bersahaja dalam penampilan live di MNC News pada Jum’at pagi (13/12/2019).

Meskipun sempat diterpa defisit sebesar 127 milyar pada awal pemerintahan yang APBDnya hanya sekitar 700an miliar, namun setelah 3 tahun 9 bulan masa kepemimpinannya, Kabupaten Lingga berhasil bangkit.

“Mudah-mudahan sekitar Januari kita sudah ground breaking dan land clearing, Insya Allah ini akan jadi tambak terbesar di sumatera sebesar 836 hektar yang kita bangun, dengan optimisme kita, akan akan panen hingga 60 ton perhari udang vanamei,” kata Bupati Lingga.

 

Untuk itu, beliau mengajak semua pihak, terutama Pemerintah Pusat untuk ikut membantu percepatan Kabupaten Lingga, sehingga Lingga yang dulunya merupakan salah satu Kabupaten termiskin ini bisa bangkit dan setara dengan Kabupaten Kota lainnya di Indonesia.

Awe menyelipkan harapan di tahun 2020 mendatang, bahwasannya beliau ingin agar Pemerintah Pusat tidak hanya memberikan dorongan dan bantuan kepada wilayah perbatasan saja, tapi daerah-daerah kepulauan seperti Lingga juga butuh dorongan sehingga bisa ikut bangkit. Karena menurut beliau yang mengutip dari semangat Presiden Joko Widodo untuk membangun Indonesia dari Nawacita, haruslah memulai dari pinggir, termasuklah Kabupaten Lingga di dalam harapannya tersebut.

Sempat berkelakar beliau menutup talk show singkat tersebut dengan kalimat optimisme
“Saya rasa, kedepannya mungkin Bapak Jokowi bisa memikirkan untuk mengadakan menteri khusus yang menangani masalah wilayah perbatasan dan wilayah kepulauan, karena untuk membangun Nawacita harus dimulai dari sini. Sehingga kalau ada kementerian itu, persoalan-persoalan itu bisa terjawab, Insya Allah saya menteri pertamanya,” kata beliau sembari tertawa. (MC/JH)

Posting Komentar

Disqus