ads

Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5

Sponsor

 Space Iklan Kosong...!! Pajang iklan Anda disini Hubungi Redaksi




BATAM, Realitasnews.com - Ketua Komisi IV kota Batam, Riki Indrakari mendesak agar Pemko Batam dalam hal ini Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) kota Batam supaya memasang CCTV di 300 titik yang direncanakan oleh dinas tersebut untuk dipasang menyebar diseluruh kota Batam. 

" Kota Batam itu, setelah Bali nomor 2 membuat Perda CCTV di Indonesia namun pelaksanaannya jauh lebih maju kota Makasar di bandingkan kota Batam," kata Riki Indrakari saat memimpin rapat  pembahasan LKPJ Walikota Batam akhir Tahun Anggaran tahun 2017 yang digelar di gedung Serbaguna kantor DPRD Kota Batam, Batam Centre, Kamis 12 April 2018.

Ia mengaku sudah melihat dan masuk ke warung room di Makasar dan menyebutkan ada 300 titik CCTV di Makasar dan seluruh CCTV itu terkoneksi ke warung room.

"CCTV di Makasar fixel nya tidak sembarangan bisa mengezoom hingga 4 kilometer," kata Riki

Selain itu, katanya, CCTB itu bisa mengontrol petugas kebersihan dan mengontrol mobil Ambulance bahkan di rumah sakit di Makasar di ruang rawat inap juga dipasang  CCTV yang terkoneksi ke warung room sehingga bisa mengawasinya.

Menyikapi hal tersebut, Kabid Dinas Kominfo kota Batam, Salim melalui Kabidnya Amiruddin mengatakan tahun 2017 lalu bahwa Dinas Kominfo Kota Batam merencanakan pemasangan CCTV sebanyak 300 titik namun tahun 2017 lalu terealiasasi hanya 20 titik dengan 36 camera mengenai fixel nya sudah real time namun masih sebatas lintas sosial belum terintegrasi ke mobil Ambulance dan petugas kebersihan.

Ia juga menyebutkan program pemasangan 300 titik itu tahun ini tidak berjalan lantaran keterbatasan anggaran.

"Salah satu CCTV yang kami pasang pimpinan di luar kantor DPRD Kota Batam dan jangkauan cameranya hingga ke depan pintu gerbang selatan Engku Putri," katanya.

Amiruddin juga menyebutkan seluruh kegiatan Dinas Kominfo kota Batam terealisasi seluruhnya walau anggaran yang terpakai tidak 100 %.

Salah satu kegiatannya seperti Peningkatan Pelayanan Administrasi Perkantoran pada tahun 2017 lalu direncanakan dananya sebesar Rp 1,8 miliar dan terealisasi 100 % dengan anggaran Rp 1,685 miliar,-

Lantaran tidak dihadiri oleh Kadis Kominfo kota Batam maka rapat ini hanya penyampaian laporan dari Dinas ini saja tanpa ada pembahasan dari anggota DPRD kota Batam

" Saya harapkan rapat berikutnya pak kadis Kominfo bisa hadir dan kami juga butuh - butuh data yang lebih akurat tidak seperti ini hanya secarik kertas ini," kata Mesrawati Tampubolon sambil menunjukkan secari ketas yang dibagikan Dinas Kominfo kota Batam kepadanya. 

Anggota Komisi III DPRD kota Batam, Eki Kurniawan mengharapkan dalam rapat berikutnya Dinas Kominfo Kota Batam mempersentasikan seluruh kegiatannya.

"Kami mau lihat dan mau tahu anggaran Dinas Kominfo kota Batam anggarannya yang terealisasi hampir Rp 8,8 miliar,- dipersentasikan secara detail lantaran namanyakan Dinas Kominfo kota Batam tapi laporannya hanya secarik kertas seperti ini ," kata Eki Kurniawan sambil mengangkat secarik kertas laporan kegiatan yang dibagikan Dinas Kominfo kota Batam kepadanya.
Rapat ini juga dihadiri oleh anggota DPRD Kota Batam yang lainnya : Mustofa, Nono Hadi Siswanto,  M Yunus, Dandis Rajaguguk. 

(Lian)

About Redaksi News

www.realitasnews.com Terwujud sebagai portal berita independen dan menyuguhkan informasi kepada masyarakat serta mengungkap fakta dengan data.
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

Top