Ads (728x90)

Dilihat 0 kali


BATAM, Realitasnews.com – Ketua Komisi IV DPRD Kota Batam, Riki Indrakary mengharapkan agar Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Batam supaya  menyerahkan pembuatan E-KTP disetiap Kecamatan saja.

“Kita lihat banyak masyarakat yang mengantri di kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil kota Batam di Sekupang saat mengurus E KTP dan surat nikah atau lainnya,” kata Riki Indrakary saat memimpin rapat  pembahasan LKPJ Walikota Batam akhir Tahun Anggaran tahun 2017 yang digelar di gedung Serbaguna kantor DPRD Kota Batam, Batam Centre, Kamis 12 April 2018.

Menyikapi hal tersebut Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Batam, Said Khaidar mengatakan mereka pernah menyerahkannya ke kantor kecamatan namun  SDM pegawai kecamatan dan peralatannya tidak mendukung.

“Kami pernah melakukannya melaksanakan perekaman E – KTP disetiap Kecamatan namun terkendala SDM dan peralatan di kantor Kecamatan tidak mendukung,” kata Said Khaidar.

Ia juga mengatakan bahwa seluruh pegawainya sudah dilarang untuk melakukan pungutan liar pasalnya itu merupakan dosa besar dan pendaftaran pengurusan E KTP saat ini bisa dilakukan secara online.

“Saya berniat menjadi Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil untuk memperbaiki system pelayanan kearah yang lebih baik jika ada pegawai yang memungut biaya saya akan tindak tegas dan tanggung sendiri akibatnya,” tegasnya.

Riki Indrakari juga meminta data penduduk kota Batam kepada Said Khaidar untuk mereka gunakan membantu OPD lain dalam mengatasi persoalan yang ada di Kota Batam.

“Kami memerlukan data penduduk yang lengkap, diusia remaja ada berapa dan disia  balita ada berapa lantaran ini berkaitan untuk penerimaan siswa baru yang setiap tahun selalu bermasalah,” kata Riki Indrakari.

Ia menyebutkan penerimaan siswa baru khususnya jalur lingkungan selalu menuai masalah lantaran tidak akuratnya data kependudukan dan kurang tegasnya pihak sekolah.

Riki Indrakari juga menyarankan agar Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil memiliki kapal Pompong untuk melayani masyarakat Hinterland dan mendata seluruh masyarakat pulau.

“Saya meragukan sekali ini pak kadis jangan – jangan banyak warga di pulau –pulau itu belum terekam atau  belum terdata di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Batam, ini tanggung jawab bapak loh,” kata Riki Indrakari.

Menyikapi hal tersebut Said Khaidar mengatakan masukan itu akan mereka lakukan jika anggaran mendukungya,.

“Selama ini Komisi I DPRD Kota Batam selalu mendukung program kerja dinas kami pak,” kata  Said

Riki Indrakari juga memberi apresiasi kepada Disdukcapil Kota Batam lantaran penyerapan anggaran tahun  2017 lalu walau tidak terserap 100 % namun seluruh program kerja terealisasi 100 %.

Rapat ini juga dihadiri oleh, Nono Hadi Siswanto, M Yunus, Eki Kurniawan, Mustofa, Mesrawati Tampubolon, Dandis Rajagukguk dan seluruh Kabid Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Batam.


(Lian)

Post a Comment

Blogger Disqus