Ads (728x90)

Dilihat 0 kali


BINTAN, Realitasnews.com – Pemprov Kepri terus berupaya meningkatkan pelayanannya kepada masyarakat dan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), salah satu upaya yang dilakukan untuk meningkatkan PAD dari sektor pajak kendaraan dengan meresmikan Kantor Bersama Samsat dan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pengelolaan Pendapatan Daerah Bintan di Kantor Samsat Bintan Komplek Pertokoan Andrawika di Jalan.Permaisuri Tanjunguban, Bintan.
 
Peresmian UPT tersebut dilakukan oleh Gubernur Kepri, Nurdin Basirun didampingi oleh  Kepala Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah Provinsi Kepri Reni Yusneli pada Jumat (2/11/2018).
 
Dalam sambutannya Gubernur Kepulauan Riau H. Nurdin Basirun mengatakan untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah dibutuhkan peran serta seluruh masyarakat. Di antaranya taat dalam pembayaran pajak, yang akan digunakan untuk pelaksanaan pembangunan. Namun disamping itu pemerintah juga harus berbenah dan berubah dalam hal memberikan layanan kepada masyarakat.
 
“Saya optimis dengan hadirnya kantor ini selain akan mempermudah pelayanan dalam hal pembayaran pajak  juga secara tidak langsung akan mendongkrak Pendapatan Asli Daerah dari sektor pajak kendaraan,“ kata Nurdin.
 
Nurdin mengatakan sebenarnya tingkat kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak cukup tinggi. Namun karena ada beberapa kendala seperti pelayanan yang tidak memuaskan dan lokasi untuk membayar yang jauh maka membuat masyarakat sedikit enggan melaksanakan kewajibannya.
 
“Dengan kantor yang lebih dekat ke masyarakat saat ini dan perubahan dalam pola pelayanan dengan lebih ramah,  senyum dan transparan maka target pajak yang kita telah tetapkan bisa dicapai,“ kata Nurdin.
 
Nurdin juga menekankan pentingnya melakukan inovasi dalam pelayanan di Pemerintahan. Karena inovasi selain memberikan perubahan juga memberi kemudahan bagi masyarakat.
 
“Saya mendorong agar BP2RD dalam pelayanan pajak terus melakukan berbagai inovasi. Misalnya dengan pembayaran pajak secara elektronik sehingga masyarakat kapan dan dimanapun dapat melakukan pembayaran pajak,“ ujar Nurdin.
 
Nurdin juga sangat mengapresiasi kehadiran kantor samsat bersama di Tanjunguban ini. Menurut dia ke depannya daerah ini akan menjadi kawasan yang sangat sibuk dengan banyak kendaraan yamg akan lalu lalang.
 
“Daerah ini kedepannya akan menjadi daerah yang sibuk,  karena akan menjadi kota jasa,  kota pelabuhan apalagi ditambah dengan rencana pembangunan jembatan batam bintan pasti akan menambah kepadatan kendaraan di kota ini. Ini adalah potensi yang dimanfaatkan oleh BP2RD dan sudah tepat dengan hadirnya kantor samsat ditengah kota seperti ini,” ucapnya.
 
Sementara itu Kepala Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah Provinsi Kepri Reni Yusneli mengatakan dengan hadirnya kantor ini maka bertambahlah UPT yang sebelumnya ada 10 yang dimiliki diantaranya 7 UPT di Kabupaten/Kota, dan masing-masing 1 UPT di Tanjungbatu,  Kijang dan Batu Aji.
 
Selain itu untuk lebih memudahkan dan mendekatkan diri kepada masyarakat dalam pembayaran pajak, BP2RD juga memiliki 4 samsat corner di Batam,  1 di Tanjungpinang serta 1 Samsat bergerak di Belakangpadang.
 
Kedepan kata Reni,  BP2RD akan membuat samsat hingga ke tingkat kecamatan serta akan dalam beberapa bulan ke depan akan dilaunching inovasi berupa samsat delivery dan E-samsat.
 
“Kami akan terus lakukan inovasi dan berharap penerimaan pajak melebihi target yang telah ditetapkan pada awal tahun,“ kata Reni. (hms/Lian)

Post a Comment

Blogger Disqus