Ads (728x90)

Dilihat 0 kali



LABURA, Realitasnews. com -
Anggota Kelompok Tani Hutan Tanaman Rakyat (HTR)  Mandiri Desa Air Hitam, Kecamatan Kualuh Leidong Kabupaten Labuhanbatu Utara, Sumut, pada Sabtu (2/11/2019) pagi diserang sekelompok massa yang berjumlah sekitar 70 orang. Mereka datang membawa excavator yang datang langsung menuju lokasi HTR dan menyerang anggota kelompok Tani Mandiri yang sedang menjaga lahan tersebut.

H. M Wahyudi S. ST,. M.,Kes,   Ketua Koperasi Tani (Koptan) Mandiri kepada sejumlah awak media mengatakan pemilik izin  HTR yang sedang melaksanakan program penghijuan dalam kawasan hutan produksi yang beralamat di dusun Sei Dua Desa Air Hitam Kecamatan Kualuh Leidong.

Namun saat kegiatan itu dilaksanakan sekelompok orang bersama seorang Kadus berinisal A datang menyerang  pihak Koptan Mandiri.

“ Massa lebih kurang 70 orang dan juga  membawa alat berat (excavator) dan langsung menyerang melakukan penganiayaan terhadap  anggota HTR yang dilapangan,"katanya.
Lebih lanjut dikatakannya lantaran  kekuatan dan jumlah yang tidak seimbang anggota HTR kami tidak mampu berbuat banyak.


“Anggota kami saat itu hanya berjumlah 6 orang, anggota kami tak mampu memberi perlawanan akhirnya  para anggota HTR itu pun,  menjadi bulan bulanan oleh puluhan massa  yang datang dengan cara memukuli anggota kami dengan menggunakan batu dan Kampak. Tak hanya itu, puluhan orang yang datang itu juga secara  beramai - ramai telah merusak fasilitas HTR dan juga merusak bibit pohon sengon program HTR yang bersumber dari bantuan pemerintah,” katanya.

Korban yang terluka akibat penyerangan itu ialah,  Darmansyah  Tanjung  (38),  Azharudin. (28)
“Azharudin mengalami luka robek dibagian kepala dan bagian tubuh , wajah lebam,  Darmansyah  tanjung mengalami luka robek dibagian kepala dan bagian wajah lebam,” jelasnya

Melihat situasi yang yang mengancam nyawa ke empat orang anggota HTR lainnya mencoba menyelamatkan dan membawa Darman dan Azhar ke Polsek Kualuh Hilir/ langsung membuat pengaduan. Korban lain yang terluka dilarikan ke Puskesmas Tanjung Leidong untuk mendapatkan perawatan medis

Hingga berita ini diungah belum diperoleh keterangan dari pihak Kadus berinisial A tersebut . Wartawan kami sedang berusaha untuk mendapatkan keterangan dari Kadus atau pihak yang melakukan penyerangan itu. (U. Hardianto)

Post a Comment

Disqus