Ads (728x90)

Dilihat 0 kali




BATAM, Realitasnews.com - Dalam rangka pengembangan objek wisata baru, BP Batam mengadakan sosialisasi pengembangan obyek wisata fisherism Tanjung Riau kepada  komunitas UMKM Batam.

Sosialisasi itu digelar di gedung Marketing BP Batam, acara diawali dengan pemaparan rencana pengembangan wisata edukasi perikanan Fisherism Tanjung Riau yang dipaparkan oleh Kasubdit Pemanfaatan Sarana BP Batam, Irfan Widyasa. 

UMKM Batam sangat antusias mengikuti kegiatan ini terbukti sedikitnya ada 73 UMKM yang hadir mengikuti kegiatan ini. 

Kegiatan ini juga dirangkai dengan memperkenalkan produk masing-masing UMKM seperti :  aneka produk kuliner, kerajinan tangan, dan tas. Selain itu juga ada UMKM yang mengenalkan proses pembuatan produknya sebagai bagian dari atraksi wisata diantaranya : aktifitas pembuatan tempe, cookies hias, pembuatan aneka cake, selai dari buah naga, es krim, mpek-mpek, mainan anak-anak edukatif, dan kerajinan tas. 

Peserta yang mengikuti kegiatan ini hadir bukan dengan tangan kosong tetapi mereka membawa beberapa sampel dari produk mereka masing-masing.

Dengan digelarnya kegiatan ini Kantor Marketing BP Batam dilanda “ banjir “ tetapi bukan banjir air tetapi banjir souvenir dan makanan ringan yang dibawa para wirausaha UMKM Batam.


Pertemuan tersebut selain sebagai perkenalan antara komunitas UMKM dan BP Batam, juga disepakati rencana aksi ke depannya antara lain  kesempatan UMKM memasarkan produknya di Agri Souvenir Fisherism, event bazar bulanan UMKM mengisi perlombaan seni dan budaya, bantuan pemasaran oleh BP Batam berupa pembuatan brosur UMKM dan marketplace di website BP Batam.

“UMKM juga berharap agar diajak ikut berpartisipasi jika BP Batam mengelar event-event,” kata Irfan Widyasa. 

Sementara itu, Deputi 4 BP Batam, Mayjen TNI Eko Budi Soepriyanto yang hadir dalam kegiatan ini mengatakan bahwa BP Batam sangat mendukung partisipasi dari UMKM dalam berbagai program. Tujuannya untuk mengoptimalkan asset-asset BP Batam sekaligus memberi peluang pemberdayaan UMKM.

“Salah satu ukuran kemajuan wisata suatu daerah yaitu jumlah kunjungan wisatawan dan lamanya wisatawan tersebut tinggal di Batam,” jelasnya 

Untuk kunjungan wisatawan asing, Batam adalah rangking 3 nasional setelah Bali dan Jakarta dengan wisatawan mancanegara sekitar 1,32 juta orang per tahun. 
Namun untuk lama tinggal, katanya,  rata-rata length of stay nya masih di kisaran 1,6 hari. Karena minimnya jumlah obyek wisata di Batam.

“BP Batam berencana meningkatkan wisatawan lama tinggal di Batam dengan cara menambah objek wisata baru, seperti Agro Marina dan Fisherism Tanjung Riau,” pungkas Eko.

(Humas BP Batam)

Post a Comment

Disqus