Ads (728x90)

Dilihat 0 kali


BATAM, Realitasnews.com – Pimpinan BP Batam saat ini memiliki program yaitu Batam bersatu, maju dua tahun mencapai 7% (BBM 27), selain itu BP Batam juga membuat program reformasi birokrasi seperti membuat pelayanan publik Kota Batam, online single submission, dan pariwisata.
 
“ Mudah mudahan Program Batam Bersatu maju dan dalam dua tahun dengan pertumbuhan ekonomi Batam bisa mencapai 7 persen (BBM 27),” kata Plt Direktur PTSP BP Batam, Adi Soegiharto saat menggelar pertemuan dengan Staf Ahli Bidang Reformasi Birokrasi Sekretariat Kabinet M.Y Raso di Gedung Maketing Centre, BP Batam pada Selasa pagi, (23/1/2018).
 
Ia mengatakan bahwa peremuan itu membahas isu strategis di bidang reformasi birokrasi. Dalam pemaparannya Adi menjelaskan bahwa BP Batam selalu berupaya memperbaiki birokrasi di jajarannya. Ketersediaan sarana dan prasarana pelayanan seperti mall pelayanan publik dengan ditunjang sistem integrasi yang mumpuni serta perbaikan pelayanan pengguna jasa pada unit kepelabuhanan dan Bandara.
 
" Batam jauh lebih siap untuk mendukung program pemerintah melalui percepatan birokrasi," katanya.
Lebih lanjut Adi menjelaskan Setkab saat ini berharap penuh kepada Batam untuk menjadi pioner pembangunan nasional. Hal ini tentu menjadi perhatian pemerintah pusat terutama BP Batam untuk memanfaatkan sektor unggulan dan inovasi pelayanan publik.
 
"Batam adalah salah satu pintu gerbang Indonesia untuk dapat menarik investasi maupun pariwisata dan mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia dan bersama-sama berharap Batam bisa lebih baik dan maju," harapnya.
 
Sementara itu, staf Ahli Bidang Reformasi Birokrasi Sekretariat Kabinet M.Y Raso memberi apresiasi langkah strategis BP Batam dalam mendukung pemerintah.
 
"Saya bangga dengan kepemimpinan Pak Lukita terus mereform BP Batam sehingga pelayanan terhadap masyarakat lebih baik, investasi banyak dan tertata secara baik sehingga tidak ada masalah lagi," ungkapnya.
 
Ia mencontohkan persoalan duplikasi dan simpang siur kewenangan diantara pemerintah daerah dapat teratasi apalagi menurutnya perkembangan Batam khususnya di dalam pengelolaan kawasan khusus perlu sinergitas secara baik diantara pemerintah daerah.
 
"Antara BP dengan Pemerintah Kota terintegrasi secara baik dan Batam akan menjadi satu yang terdepan menjadi pintu gerbangnya Indonesia supaya bisa menggaet investasi baik dalam dan luar negeri," pukasnya.

Ia mengatakan banyak yang bisa dihasilkan oleh Batam, banyak tenaga dari luar bisa datang dan akhirnya menjadi barometer daerah lain termasuk mall pelayanan publik yang sangat bagus itu bisa diterapkan ditempat lain juga.

Pertemuan ini juga dihadiri oleh Kepala Biro Hukum, Direktur Promosi dan Humas, Kasubdit Humas, unit Pelabuhan, Lahan, Biro PMK dan Bandara BP Batam.

(Humas BP Batam)

Post a Comment

Disqus