Ads (728x90)

Dilihat 0 kali



BINTAN, Realitasnews.com - Bupati Bintan H. Apri Sujadi, S.Sos berjanji akan mengcover seluruh insentif tenaga pengajar yang  ada di Bintan. Ia menganjurkan agar seluruh kepala sekolah supaya  mengeluarkan Surat Keterangan kepada seluruh tenaga pengajar yang ada .
"Kepala Sekolah diharapkan dapat mengeluarkan Surat Keterangan terkait tenaga pengajar yang ada. Jadi tidak ada lagi yang tidak  tercover. Insentif ini hak Bapak dan Ibu sekalian. Satu minggu ke depan saya ingin agar data-data tersebut sudah selesai" kata Bupati Bintan Apri Sujadi saat menggelar diskusi dengan Forum Komunikasi Pendidik Kementerian Agama Kabupaten Bintan yang digelar di Aula Kantor Camat Bintan Timur pada Rabu (24/1/2018).

Dalam diskusi ini,  Bupati Bintan, Apri Sujadi didampingi oleh Asisten I Bidang Pemerintahan Setda Bintan, Kadisdik Bintan, Kasatpol-PP Bintan, Kepala BPPRD Bintan, Kakan Kemenag Bintan dan Camat se Kabupaten Bintan dan unsure FKPD.

Pada pertemuan itu, Apri menginginkan dapat mendengar langsung segala permasalahan yang dirasakan oleh tenaga pendidik Kementerian Agama yang ada di Bintan. Dirinya menyatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Bintan benar-benar ingin meningkatkan mutu pendidikan serta kesejahteraan seluruh tenaga pendidik yang ada di Bintan.

Selain mengharapkan adanya insentif  bagi tenaga pengajar, para perwakilan tenaga pengajar juga menyampaikan pemkab Bintan membantu fasilitas fisik Sekolah.

Bupati Bintan mengharapkan ke depannya agar seluruh tenaga pengajar dan pihak sekolah dapat meningkatkan mutu pendidikan di Bintan lantaran Pemkab Bintan telah membebaskan uang sekolag dan memberikan pakaian gratis.

"Biaya sekolah sudah terlepas dari beban, bahkan sampai ke seragam dan perlengkapan siswa. Selanjutnya fasilitas fisik dan kesejahteraan tenaga pengajar juga harus masuk dalam skala prioritas. Ini salah satu langkah agar pendidikan di Bintan benar-benar bisa maju" ungkapnya.

Untuk diketahui, Forum Komunikasi Pendidik Kementerian Agama Kabupaten Bintan terbentuk pada tanggal 5 Januari 2018. Anggota yang tergabung terdiri dari 1656 orang pengajar TPQ, 150 orang PAI, 85 orang tenaga pengajar RA, 97 orang MI, selanjutnya 38 orang pengasuh Panti Asuhan dari 9 Lembaga.


(R/Lian)

Post a Comment

Disqus