Ads (728x90)


postviews postviews postviews

Dilihat kali

Kepala BP Batam Muhammad Rudi (F/Dok Hms BP Batam )
 


BATAM, Realitasnews.com - Muhammad Rudi menegaskan, dirinya akan terus melakukan terobosan bagi Batam yang lebih maju. Seperti yang sudah masyhur, yakni sejumlah proyek strategis yang kelak akan membawa Batam semakin hebat.

Dimulai dari pengembangan Bandara Internasional Hang Hadim, pengembangan Pelabuhan Batuampar hingga melanjutkan pengembangan jalan.

"Saya kembangkan ini agar investasi Batam semakin maju. Kalau sudah maju, warga akan memiliki kesempatan untuk lebih baik. Pesannya saya, kita sambut pembangunan ini, rugi kalau tidak kita dukung," tegas Muhammad Rudi.

Muhammad Rudi melanjutkan, pembangunan di Kota Batam saat ini sudah menjadi rujukan dari berbagai daerah. Baik itu kunjungan yang dilakukan ke BP Batam, maupun kunjungan ke Pemko Batam.

"Di antara mereka ada yang pernah datang sebelumnya, ketika sekarang datang lagi. Mereka kagum dengan pembangunan yang dilakukan di Batam," kata Muhammad Rudi.

Muhammad Rudi menegaskan, kerja membangun Batam dan Kepri umumnya, masih terus dilakukan. Sebagai daerah yang dianugerahi letak yang strategis, Batam seyogyanya memang harus terus dibangun ke arah yang lebih hebat lagi.

"Kebijakan strategis yang sudah disusun ini harus kita dukung sama-sama. Ini butuh kebersamaan kita semua," kata Muhammad Rudi.

Dalam beberapa tahun terakhir, berbagai gebrakan pembangunan di Batam membuahkan hasil. Terbaru yang membanggakan adalah, pertumbuhan ekonomi Kota Batam 2023 yang mampu menyentuh angka 7,04 persen. Angka ini, lebih tinggi dari pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,05 persen dan Provinsi Kepri sebesar 5,20 persen.

Dari kenyataan ini, ia percaya Batam bisa semakin maju lagi. Tidak hanya itu, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Batam selalu konsisten pada level yang membanggakan juga.

"Keberhasilan Batam menjadi perbincangan dimana-mana. Mari bersama-sama kita sukseskan pembangunan ini demi Batam kota yang modern," ajaknya. (red)

Posting Komentar

Disqus