Ads (728x90)

Dilihat 0 kali



BATAM, Relitasnews.com – Dalam dua bulan terakhir ini sejak wabah virus Corona (Covid -19) sumber pendapatan dari pajak restoran dan hotel sudah tidak bisa dipungut lantaran pengunjung sepi.

“ PAD kota Batam menurun drastis lantaran pajak dari restoran dan hotel tidak bisa dipungut,” kata Wakil Walikota Batam Amsakar Achmad usai menggelar konfersi pers yang digelar  di dataran Engkuh Putri kantor Walikota Batam, Batam Center, Batam, Jumat (20/3/2020).

Selain itu, katanya, pengaruh dari virus Corona ini sejumlah perusahaan di Batam produksinya menurun, hal ini dapat mempengaruhi pertumbuhan ekonomi kota Batam.

Untuk memulihkan pertumbuhan ekonomi kota Batam mari sama -sama kita perangi virus Corona (Covid-19) dengan mengikuti arahan dari pemerintah salah satunya mengurangi aktifitas di luar rumah dan tidak melakukan pertemuan atau berkelompok di dalam ruangan.

Untuk menangani virus Corona ini, katanya, Pemko Batam menganggarkan sekitar 2,8 triliun dan menghentikan beberapa kegiatan.

Selain dana itu, lanjutnya, para pengusaha di kota Batam juga telah siap membantu Pemko Batam untuk menangani virus Corona dengan membantu sekitar Rp 20 miliar.

“ Saat ini bantuan dari pengusahaa di Batam itu baru terkumpul Rp 10 miliar,” katanya.

Ia menyebutkan pada masa pandemi Covid-19, ekonomi Batam harus kita jaga, jangan stagnan.

Beliau juga menyebutkan Tim Satgas Covid -19 di Kecamatan Batam kota sudah mulai bergerak mendata Orang Dalam Pemantauan (ODP), target seminggu kedepan semua sudah terdata/inventarisir semua.

Amsakar Achmad yang juga ketua Satgas Covid -19 kota Batam mengatakan terdapat tujuh Kecamatan yang di data, bersama Kapolsek, Danramil, Camat, Lurah dan RT/RW setempat. Bila belum di datangi oleh petugas/tim silakan datang langsung ke Puskesmas/gratis, bagi masyarakat yang mempunyai keluhan batuk, demam, bersin (gejala Virus).

(Lian)

Post a Comment

Disqus