Ads (728x90)


postviews postviews postviews

Dilihat kali


LINGGA, Realitasnews.com
–  Pemkab Lingga telah mengeluarkan kebijakan untuk melakukan bloking area dengan menutup akses kapal ferry dari Batam dan Tanjungpinang. Hal itu dilakukan untuk mencegah penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19) di Kabupaten Lingga.

Menyikapi akan hal itu, seorang aktifis Lingga Mardian kepada sejumlah awak media, Senin (30/3/2020) mengatakan langkah yang dilakukan bupati Lingga itu sudah bijak dan patut di apresiasi.

" Kami sebagai masyarakat sangatlah berterima kasih atas langkah bloking area itu, hal itu merupakan langkah yang cepat dan cerdas,” katanya.

Lebih lanjut Mardian mengatakan bloking area itu masih terbatas pada langkah pengisolasian akses masuk arus pendatang dan arus mudik saja.

Ia menyebutkan dengan adanya kebijakan itu, hingga saat ini di kabupaten Lingga masih zero alias aman dari virus Corona.

Beliau menyebutkan apa yang diprogramkan pemerintah kabupaten Lingga harus didukung oleh masyarakat demi kesehatan bersama.

“ Bloking area itu bukan Lock Down,” katanya.

Ia menyebutkan bloking are itu hanya diberlakukan untuk sementara saja, hanya pada akses pengangkutan orang saja. Sedangkan kapal Roro dan kapal Cargo masih tetap beraktifitas namun kapal kapal tersebut dilarang membawa penumpang.

Selain itu angkutan pesawat udara masih tetap melakukan aktifitas angkutan udara, namun tentunya dengan memberlakukan pemantauan yang sangat maksimal.

Ia mengajak seluruh stakeholder, eksekutife, legislatife, yudikatife serta Ormas dan OPP untuk senantiasa melakukan pemantauan dan tindakan antisipasi pencegahan penyebaran Covid-19.

“ Langkah -langkah yang dilakukan oleh Pemkab Lingga ini semestinya menjadi sample bagi daerah lainnya, karena kabupaten Lingga memilih mencegah lebih baik dari pada mengobati,” katanya.

Untuk kegiatan bloking area dan penanggulangan Covid -19 ini Pemkab Lingga telah mengelontorkan dana miliaran rupiah.

Ia berharap agar Pemkab Lingga  Bersama DPRD kabupaten Lingga dapat meringankan beban ekonomi masyarakat selama masa bloking area dan stay at home diberlakukan.
(JH)

Posting Komentar

Disqus