Ads (728x90)

Dilihat 0 kali


LABUHANBATU, Realitasnews.com – Bertindak sebagai Inspektur Upacara dalam rangka memperingati Hari Kesaktian Pancasila, Bupati Labuhanbatu H Andi Suhaimi Dalimunthe  mengajak seluruh masyarakatnya untuk tetap menjadikan Pancasila sebagai dasar negara dan mempertahankan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila ini dilaksanakan oleh Dinas Sosial Kabupaten Labuhanbatu bekerjasama dengan Kodim 0209/LB  di Lapangan Ika Bina Rantauprapat,  Selasa (1/10/2019 sekira pukul 08.00 WIB.

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila tahun 2019 ini mengusung thema “ Pancasila Sebagai Dasar Penguatan Karakter Bangsa Menuju Indonesia Maju dan Bahagia”

Turut hadir dalam upacara ini unsur Forkopimda, Sekdakab Ahmad Muflih, SH, MM, para Asisten, Kepala OPD dan Pimpinan PT. Bank Sumut Cabang Rantauprapat serta para Perwira TNI dan Polri tersebut diisi dengan pembacaan Ikrar oleh Pimpinan Sementara DPRD Labuhanbatu Abdul Karim Hasibuan Partai Gerindra.

Upacara ini diawali dengan Pembacaan Teks Pancasila yang dibacakan oleh Bupati Labuhanbatu, H. Andi Suhaimi Dalimuynthe, S.T., M.T  sedangkan Pembacaan ikrar Hari Kesaktian Pancasila dilakukan oleh Pimpinan DPRD Labuhanbatu.

Isi dari ikrar tersebut bahwa sejak diproklamasikan kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia  (NKRI) pada tanggal 17 Agustus 1945 pada kenyataannya telah banyak terjadi rongrongan baik dari dalam negeri maupun luar negeri terhadap NKRI.

Bahwa rongrongan tersebut dimungkinkan oleh karena kelengahan, kekurangwaspadaan bangsa Indonesia terhadap kegiatan yang berupaya untuk menumbangkan Pancasila sebagai Ideologi Negara.

Dengan semangat kebersamaan yang dilandasi oleh nilai-nilai luhur ideologi Pancasila, Bangsa Indonesia tetap dapat memperkokohy tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Maka di hadapan Tuhan Yang Maha Esa dalam memperingati Hari Kesaktian Pancasila, kami membulatkan tekad untuk tetap mempertahankan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila sebagai sumber kekuatan menggalang kebersamaan untuk memperjuangkan, menegakkan kebenaran dan keadilan demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Sedangkan pembacaan Undang-Undang Dasar dibacakan oleh seorang pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN)
(Jan)

Post a Comment

Disqus