Ads (728x90)


postviews postviews postviews

Dilihat kali

Fhoto : Istimewa

TEBINGTINGGI, Realitasnews.com
– Puluhan santri memadati ruang Aula Pesantren Al Hasyimiyah, Kecamatan Padang Hulu, Kota Tebingtinggi dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional tahun 2018, Selasa (23/10/2018)

Peringatan Hari Santri Nasional ini awalnya direncanakan di lapangan terbuka namun lantaran hujan deras terpaksa dilaksanakan di aula tersebut.

Peringatan Hari Santri nasional 2018 ini juga dihadiri oleh Wali Kota Tebingtinggi, H Umar Zunaidi Hasibuan, Kepala Kemenag Kota Tebingtinggi.

Dalam sambutannya Walikota Tebingtinggi, H Umar Zunaidi Hasibuan mengatakan peran santri sangat besar dalam memperjuangan kemerdekan Republik Indonesia. Oleh sebab itu, pemerintah sangat berharap jiwa ulama dan santri pada tahun 1945 dapat dilanjutkan oleh anak-anak santri saat ini.

Ia menyebutkan bahwa Islam itu menghendaki umatnya selamat di dunia dan akhirat, di dunia ini harus direbut untuk persiapan diakhirat.

“ Kita harus merebut dunia agar jadi pemimpin tidak hanya menjadi follower saja, “ kata Walikota Tebingtinggi.

Dalam ajaran Islam, katanya, menghendaki agar kita menjadi pemimpin yang bisa merubah dan mengupayakan segala sesuatunya agar menjadi jauh lebih baik dan maju, untuk mewujudkan hal tersebut dibutuhkan kemampuan yang tinggi.

Dijaman era digitalisasi dan revolusi teknologi yakni 4-0, dimana tenaga manusia digantikan dengan teknologi, dan karenanya anak pesantren harus siap menghadapinya.

Ia juga mengakui bahwa santri itu memiliki otak yang pintar, cerdas, dan berakhalak karimah serta mempunyai dasar akidah yang sangat kuat. Namun mental dan akidah saja itu tidak berarti apa-apa. Apabila tidak memiliki ilmu teknologi dan komputerisasi yang kuat dalam memasuki era digitaliasi saat ini.

“Selain itu, santri juga harus mempunyai kemampuan untuk berkreatifitas, berkomunikasi dengan baik, dan sanggup menjawab segala tantangan yang ada ,"pungkasnya.

Ia juga menegaskan bahwa sebagai umat Islam jangan karena berlainan akidah menyebabkan adanya permusuhan, sebab Islam tidak mengajarkan hal demikian.

Pada kesempatan itu Walikota Tebingtinggi juga menyebutkan agar pada tahun depan sebelum perayaan hari santri akan dilaksanakan festival santri yang akan diisi dengan berbagai kegiatan. (Jan)


Posting Komentar

Disqus