Ads (728x90)


postviews postviews postviews

Dilihat kali


Chief Executive Officer PT. Moya Indonesia,  Mohammad Selim

BATAM, Realitasnews.com - PT Moya Indonesia merupakan Perusahaan Nasional yang bergerak dalam bidang pengelolaan air minum swasta, baik untuk aspek industri, komersial, juga non-komersial.
Tepat pada tanggal 4 September 2020, telah ditetapkan oleh Kepala Badan Pengusaha Kawasan Perdangangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam sebagai Mitra Kerjasama dipercaya untuk melalukan fungsi Caretaker Pengelolaan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Batam.

Chief Executive Officer PT. Moya Indonesia,  Mohammad Selim dalam rilisnya yang disampaikan kepada sejumlah awak media pada Senin (14/9/2020) mengatakan penetapan ini sebagai tindak lanjut dari pemilihan mitra penyelenggara oprasi dan pemeliharaan selama masa transisi. 

Sedangkan masa sanggah atas pemilihan  tersebut yang telah berakhir pada tanggal 9 September  2020 lalu. Penugasan MOYA Indonesia untuk melaksanakan tugas Caretaker ini akan berlangsung selama 6 (enam) bulan terhitung efektif sejak tanggal 15 November 2020lalu.Selama menjalankan tugas Caretaker tersebut, MOYA Indonesia berperan sebagai mitra Pemerintah Daerah dalam hal ini Pemerintah Daerah Batam.

Selain itu, katanya, MOYA Indonesia juga akan berperan sebagai penopang dalam lingkup manajemen dan operasional Pengelolaan Sistem penyediaan Air Minum bagi warga Batam.

Selama periode pengelolahan SPAM Batam selama 6 (enam) bulan tersebut,akan mencakup proses:
1. Produksi 
Merupakan proses pengambilam air baku dan sumbernya yaitu waduk yang disalurkan ke Instalasi Pengelolaan Air (IPA) untuk selanjutnya diolah menjadi air bersih dengan standart air minun untuk disalurkan ke jaringan distribusi.

2. Distribusi 
Proses pendistribusiaan air berish kepada pelanggan melalui jaringan perpiaan termasuk pemerliharaan jaringan perpipaan dan pengelolaan kehilangan air.

3. Pelayanan Pelanggan  
Yang meliputi pelayanan sambung baru, pencatatan meter air,pembuatan rekening untuk pembayaran tagihan pemakaian air oleh pelanggan,dan pelayanan pelanggan teknis maupun administrasi.

Dengan mengedepankan keahlian, kemampuan maupun pengalamannya dalam membangun dan pengoperasiaan Instalasi Pengelolaan Air (IPA ), perluasan dan pemeliharaan jaringan perpipaan serta pengelolaan pelanggan, 

MOYA Indonesia berkeyakinan dapat mengemban tugas Caretaker ini dengan baik, sebagaimana telah dilakukan dalam pengelolahan di SPAM berikut ini :
1.PT Aetra Air Jakarta ("Aetra Jakarta") dengan kapasitas produksi 10.500lps 
2.PT Aetra Air Tangerang (" Aetra Tangerang") dengan kapasitas produksi 900 lps
3.PT MOYA Bekasi Jaya (" MBJ") dengan kapasitas produksi 1.450 lps 
4.PT MOYA Tangerang ("MT") dengan kapasitas Produksi  2.000 lps
5.PT Air Acuatico Air Indonesia ("AAI") dengan kapasitas produksi 85 lps 
6. PT Air Semarang Barat ("ASB") dengan kapasitas Produksi 1.000 lps 
7.PT Traya Tirta Cisadane ("TTC") dengan kapasitas prosuksi 3.300 lps 
8.PT Tirta Kencana Cahaya Mandiri ("TTCM") dengan kapasitas produksi 1.300 lps. (Hms/Lian)

Posting Komentar

Disqus