Ads (728x90)



Dilihat 0 kali



LINGGA, Realitasnews.com  - Wakil bupati Lingga M. Nizar didampingi Camat Selayar Muhammad Saman mengarungi lumpur untuk berkunjung dan melihat lansung rumah Yahya Warga RT 03 RW 01 Dusun I yang terdampak oleh luapan air bekas pengoperasian PT Pasir di kampung Teluk Mengkerang Desa Pantai Harapan, kecamatan Selayar, Jum'at (26/06/2020) sekitar pukul 11.00 WIB.

Walau susah payah untuk sampai ke rumah Yahya, Wabub Lingga M. Nizar  bersama rombongannya tetap rela mengarungi lumpur yang menyelimuti  halaman rumah Yahya. 

Setelah mengunjungi rumah Yahya, Wakil bupati Lingga beserta rombongan menyempatkan diri menunaikan Sholat Jum'at berjamaah di masjid Nurussholat Kampung Teluk Mengkerang.


Dalam kesempatan itu  M Nizar mengatakan bahwa Bupati Lingga telah menutup pengoprasian dua perusahaan tambang pasir  yaitu PT Dabo Bangun Sukses  (DBS) dan Deva Panjang Jaya  (DVJ).

Hal itu juga  sudah disampaikan kepada pihak pemerintah provinsi Kepri dan Plt Gubernur Kepri, Isdianto telah memerintahkan Dinas Lingkungan Hidup provinsi Kepri dan pihak terkait untuk turun meninjau langsung lokasi tersebut.

“ Saya berharap agar Camat dan Satpol PP, Babinsa,  Babinkamtibmas/ Kapolsubsektor  untuk dapat mengawasi dan untuk sementara rumah ini jangan diapa-apakan. Bukan niat saya melakukan pembiaran, namun agar pihak pemprov Kepri mengetahui dampak dari perijinan penambangan pasir yang mereka keluarkan,” katanya.

Ia menyebutkan pihaknya turun ke rumah ini untuk mencari solusi buat keluarga Yahya. 

“ Kita akan menunggu Senin ini pihak dari Pemprov Kepri dan perusahaan penambang pasir tersebut apakah dapat menyelesaikan ganti rugi kepada masyarakat.

     (Humas/JH

Post a Comment

Disqus