Ads (728x90)

Dilihat 0 kali


KARIMUN, Realitasnews.com  - Ratusan buruh dari gabungan Koperasi Serikat Pekerja Indonesia, Asosiasi Welder Fitter Karimun, Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia menggelar aksi damai di depan kantor DPRD Karimun, Rabu (2/10/ 2019).

Dalam orasinya, para buruh menyampaikan empat tuntutannya yakni, menolak  direvisi UU Ketenagakerjaan no 13 tahun 2013. Kedua menolak kenaikan iuran BPJS.

Tuntutan ketiga yakni menagih janji Presiden Jokowi yang ingin merevisi PP 78 Tahun 2015 tentang pengupahan dan keempat menuntut agar segera ditetapkan UMSK Karimun tahun 2019 8,03 persen.

"Hari ini kami tuntut agar bapak-bapak dewan yang terhormat agar bisa mendengarkan tuntutan kami," ucap salah seorang buruh.

"Kami juga minta tolong kepengawasan pemerintah agar kami bisa diperhatikan," ujarnya lagi.

Saat ini aksi damai masih berlangsung di depan kantor DPRD Karimun. Aksi damai buruh ini diterima langsung oleh Ketua DPRD Karimun, Yusuf Sirat dan Kapolres Karimun, AKBP Yos Guntur.

Aksi damai mendapat penjagaan ketat dari pihak kepolisian dan anggota Satpol-PP Karimun.

Setelah menggelar orasi di depan kantor DPRD Karimun, pengunjuk rasa diterima perwakilannya oleh ketua DPRD Yusuf Sirat dan wakil ketua satu Sapri Sandi untuk melakukan pertemuan diruang Banmus DPRD .

(Jup)

Post a Comment

Disqus