Ads (728x90)

Dilihat 0 kali



BATAM, Realitasnews.com
- Menteri Pariwisata Arief Yahya didampingi oleh Plt. Gubernur Kepulauan Riau Isdianto bersama jajarannya melaksanakan Kick Off proses KEK Pariwisata Batam dengan Harmanto Ahak Direktur PT Pulau Bintang Emas sebagai pengusul KEK di atas kapal Kepri Coral Reef yang berada di dekat Pulau Pengalap.

Dalam kunjungan ke Batam tersebut, Menpar AY menyempatkan diri melakukan peninjauan fasilitas atraksi dan amenitas yang berada di Pulau Pengalap. Dalam peninjauan tersebut, pihak pengelola calon KEK juga memaparkan rencana pengembangan KEK Pariwisata Batam dan Rencana Pulau Pengalap ke depannya.

Menpar AY juga melepaskan tukik ke alam laut lepas dan melakukan penanaman pohon pertama sebagai simbol sektor Pariwisata yang tetap menjaga kelestarian lingkungan. Menpar AY juga menyempatkan diri menyapa wisman yang sedang mengunjungi Pulau Pengalap.

Dalam sambutannya, Menpar AY menyampaikan benefit dari ditetapkannya status KEK tersebut, di antaranya adalah Kemudahan Perizinan, yaitu Administrator KEK. Dukungan Infrastruktur dan Utilitas Dasar seperti Jalan, Bandara, Listrik, Air, Persampahan.

Kemudian yang paling menarik investor adalah Fasilitas dan Insentif dalam bentuk kebijakan Fiskal dan Non Fiskal. Fasilitas insentif Fiskal dan Non-fiskal sebagai daya tarik investasi di antaranya adalah Fasilitas Fiskal (Pengurangan Pajak Penghasilan, PPN dan PPnBM) dan Fasilitas Non-Fiskal (Kepebeaan dan Cukai, Lalu Lintas Barang, Keimigrasian, Ketenagakerjaan, Pertanahan).

KEK Pariwisata Batam diusulkan oleh PT. Pulau Bintang Emas dengan luas lahan 568 Ha yang berlokasi di Pulau Pengalap, Kepulauan Riau dengan nilai investasi sebesar Rp 11 triliun untuk pengembangan Spot Underwater di sekitar Pulau Pengelap, Kegiatan utama KEK Pariwisata Batam yaitu golf course, hotel berbintang, dan residential for senior citizens. Kondisi kawasan usulan saat ini yaitu telah terbangun 120 unit dome village, club house, gazebo dan sedang berlangsung pembangunan marina.

Dalam sambutannya, Menpar menjanjikan akan mendukung penuh proses pengurusan KEK Pariwisata Batam dengan bukti segera diprosesnya dokumen persyaratan KEK. Sebagai benchmark adalah KEK Likupang yang selesai dalam waktu 6 bulan karena CEO Commitment yang kuat.

Total kontribusi wisman ke Kepri terhadap wisman nasional adalah sebesar 20% (tahun 2015), atau terbesar ketiga setelah Bali dan Jakarta. Kepri memiliki Top 3 Destinasi andalan (berdasarkan 3S: Size, Sustainability, Spread) yaitu Batam, Bintan, dan Tanjung Pinang.

Kepulauan Riau juga memiliki destinasi andalan Pulau Bawah, di Kepulauan Anambas termasuk dalam lima pulau tropis terbaik se-Asia versi CNN mengalahkan kawasan pulau-pulau lain seperti Koh Chang dan Similan Island (Thailand), Langkawi (Malaysia), dan Halong Bay (Vietnam). Selain itu Pantai Sisi di Natuna menjadi salah satu pantai terbaik di dunia versi majalah Island bulan September 2006.

Di sisi lain, Kegiatan Kepri yang masuk Top-10 Calendar of Event 2019 ada 1, yaitu Iron Man 70.3. Sementara Event Kepri yang masuk dalam Top-100 Calendar of Event ada 4, yaitu Bintan Thriatlon, Tour de Bintan, Kenduri Seni Melayu, dan Festival Pulau Penyengat. Acara kick off berpuncak pada penekanan tombol sirine sebagai tanda dimulainya proses pengusulan KEK Pariwisata Batam. (hms/lian)

Post a Comment

Disqus