Ads (728x90)



Dilihat 0 kali

Sosok Mayat Pria Tak Dikenal Ditemukan Warga Dusun Talang Pancah di Dalam Parit



BENGKALIS, Realitasnews.com - Warga Dusun Talang Pancah geger atas ditemukannya mayat seorang pria tanpa Indentitas mengapung di dalam parit dekat Kebun sawit di Jalan Campu Kotai RT 03, RW 05, Selasa (26/01/2021) sekira pukul 16 00 WIB di Dusun Talang Pancah, Desa Buluh Manis, Kabupaten Bengkalis.

Kapolres Bengkalis dalam rilisnya yang disampaikannya kepada sejumlah awak media melalui Kapolsek Mandau Kompol Arvin Hariyadi SIK pada Rabu (27/01/21) pagi membenarkan atas penemuan mayat jenis kelamin laki-laki tersebut.

Kapolsek Mandau Kompol Arvin Hariyadi, SIK menyebutkan pada Selasa (26/01/2021) lalu  sekira pukul 15.00 WIB, saksi beserta empat rekan lainnya berangkat kerja untuk membersihkan pelepah di kebun kelapa sawit milik Adelwerd Simanjuntak.

“ Ketika sedang bekerja di Kebun, saksi  melihat tangan manusia tersangkut di titiih parit kebun, selanjutnya saksi menghubungi anak pemilik kebun saudara Givian Simanjuntak, sementara rekannya yang lain menghubungi pihak kepolisian,” katanya.

Sosok Mayat Pria Tak Dikenal Ditemukan Warga Dusun Talang Pancah di Dalam Parit


Selanjutnya pada Pukul 15.45 WIB, pihak piket pelayanan Polsek Mandau menerima laporan atas penemuan mayat dari Bhabinkamtibmas Bripka Edy Yulianto, kemudian Pukul 16.20 WIB, Piket Fungsi Polsek Mandau dipimpin oleh Waka Polsek AKP Ali Suhud tiba di TKP dan mengamankan TKP, serta memeriksa keterangan saksi-saksi.

Kemudian pada pukul pukul 16.35 WIB mobil Ambulance RSUD Mandau tiba di TKP dan melakukan evakuasi terhadap korban. 

“ Setelah jenazah diangkat dari parit, jenazah diperlihatkan kepada masyarakat yang berada di sekitar TKP dan tidak ada yang mengenalinya,” katanya.

Selanjutnya pada pukul 17.00 WIB korban dibawa ke RSUD Mandau untuk selanjutnya dilakukan Visum, dan piket Reskrim melakukan pemasangan Police line di TKP penemuan mayat tersebut.

Ditambahkannya dari hasil Visum Pihak RSUD Mandau yang dipimpin oleh Dr. Saleh Wahyudi, yang dilaksanakan pukul 17.40 WIB s/d 19.00 WIB didapat hasilnya saluran pernapasan terdapat sampah lumpur, tanda luka sulit dinilai, tidak terdapat lebam atau tanda-tanda trauma, mulut dalam keadaan tertutup dan lidah tergigit serta dari hidung keluar darah dan tidak dijumpai patah tulang.

"Kesimpulannya mayat diperkirakan lama kematian bibawah 8 jam dan berumur sekitar 48-55 tahun.  Kemudian Jenazah MR. X dititipkan di lemari pendingin kamar mayat RSUD Mandau, menurut  keterangan dari pihak RSUD jika selama satu Minggu tidak ada keluarga yang menjemput maka jenazah akan dimakamkan pihak RSUD,” pungkas Kapolsek Mandau. 
(Lenta. Simanungkalit)

Post a Comment

Disqus