Ads (728x90)

Dilihat 0 kali


BATAM, Realitasnews.com  - Ketua Komisi IV DPRD Kota Batam Ides Madri mempertanyakan dana tunda bayar sebesar Rp 5 miliar lebih yang belum dibayar Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batam kepada pihak ketiga pada Tahun Anggaran 2019 lalu.

Hal itu dipertanyakan Ides Madri saat memimpin memimpin rapat pansus pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Walikota Batam Akhir Tahun Anggaran (TA) 2019 dengan Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batam yang digelar di ruang Serba Guna kantor DPRD kota Batam, Batam Centre, Kamis (14/5/2020).

Selain itu, Ides Madri juga mempernyakan ada berapa Unit Sekolah Baru (USB) yang telah dibangun Disdik kota Batam pada tahun 2019 lalu.

Kepala Disdik kota Batam, Hendri Arulan didampingi menyebutkan dana tunda bayar sebesar Rp 5 miliar,- lebih itu telah dibayarkan pada tahun 2020 ini. Dana sebesar Rp 5 miliar,- itu digunakan untuk membiayai sebanyak 32 kegiatan.

Terkait USB di tahun 2019 lalu, Hendri Arulan menyebutkan Disdik kota Batam menargetkan akan membangun 5 USB untuk SD dan 5 USB untuk SMP namun terrealisasi hanya 3 USB SD dan 3 USB SMP.

Ia menyebutkan USB yang telah dibangun itu diantaranya SD 08 di Batu Aji dan SMP 58 di Sei Beduk. Sedangkan dari DAK dilakukan pembangunan TK.

“ Kami memohon maaf pembangunan SD 08 di Batu Aji cukup lama baru bisa terealisasi padahal anggarannya sudah tersedia namun terkendala di lahan,” katanya.

Ia menyebutkan lahan untuk membangun SD 08 itu baru tersedia setelah enam tahun jadi muridnya sudah kelas VI.

Tapi kedepannya saat ini Walikota Batam yang sekaligus menjabat Kepala BP Batam mudah-mudahan pengalokasian lahan untuk sekolah tidak sulit lagi.

Menyikapi akan hal itu Udin P Sihaloho yang menghadiri rapat Pansus itu mengatakan biasanya sebelum melakukan rencana pembangunan harus ada Detail Area Denah (DAD) yang dianggarkan bersamaan anggaran proyek itu.

“ Jika sudah ada DAD berarti lahannya sudah ada sebab membuat DAD itu harus ada anggarannya, namun kenapa belum ada lahannya tapi sudah ada DAD nya,” katanya.

Terkait hal itu, Kadisdik kota Batam Hendri Arulan mengatakan di dinas Pendidikan agak beda dengan dinas PU yang lebih awal ditenderkan namun ke depannya pihak kami akan melelangkan pada awal tahun agar di bulan Mei proyek itu bisa dikerjakan. (Lian)

Post a Comment

Disqus