Ads (728x90)


postviews postviews postviews

Dilihat kali


LINGGA, Realitasnews.com - Gubernur H Nurdin Basirun menginginkan kemampuan para generasi muda dapat terus ditemukan. Dengan berbagai ivent yang digelar diharapkan tongkat estafet pengembangan kualitas sumber daya manusia dibidang olah raga dapat terus lahir.
 
“Jadikan momen POPDA sebagai ajang menunjukan kemampuan terbaik untuk masa depan gemilang,” ujar Nurdin saat membuka Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) VII Provinsi Kepri Tahun 2018 di Lapangan Merdeka, Dabo Singkep, Kabupaten Lingga, Selasa (24/7).
 
POPDA kata Nurdin merupakan lahan yang tepat bagi para pelajar selain fokus utama mereka adalah pendidikan formal, potensi diri juga bisa dapat berkembang disini.
 
“Ini akan memberi pengaruh yang positif, perjuangan para atlet muda ini akan berperan mengharumkan daerah masing-masing,” lanjut Nurdin.
 
Apresiasi besar Nurdin sampaikan kepada Kabupaten Lingga yang kembali menjadi tuan rumah dalam ivent besar setelah sebelumnya sukses menggelar MTQ VII Tingkat Provinsi Kepri awal Tahun lalu diharapkan Pemkab dapat terus mengembangkan olah raga yang berkelanjutan dan berprestasi baik lokal maupun nasional.
 
“Sambutan penuh hangat, keakraban dan kemeriahan didapat para kontingen masing-masing Kabupaten dan Kota selama berada di Lingga,” kata Nurdin.
 
Nurdin juga mengucapkan selamat kepada para peserta yang telah terpilih untuk mewakili daerah nya dalam ajang POPDA tahun ini, jadikan momen ini sebagai ajang menunjukan kemampuan, serta bertanding dengan penuh sportivitas. Serta kepada oficial pertandingan dan wasit juga diharapkan dapat memimpin semua perlombaan dengan dengan adil dan bertanggungjawab.
 
“Letakkan garuda di dada kananmu, merah putih di dada kirimu dan NKRI dalam hatimu, selamat bertanding dan semoga berhasil,” kata Nurdin.
 
POPDA sendiri berlangsung pada 20-28 Juli 2018 bertempat di Kabupaten Lingga, dengan total keseluruhan peserta dari 7 Kabupaten dan Kota sebanyak 1.241 orang dan akan mempertandingkan 10 cabang olah raga seperti: Atletik, Renang, Bulu Tangkis, Tenis Lapangan, Bola Basket, Bola Voli, Sepak Bola, Sepak Takraw, Tenis Meja dan Pencak Silat.
 
Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Maifirizon dalam laporannya mengatakan bahwa pelaksanaan POPDA sendiri merupakan sistem kompetisi yang berjenjang dan berkelanjutan. POPDA merupakan babak kualifikasi dari 10 (sepuluh) cabang yang di pertandingkan dan merupakan sarana kualifikasi untuk POPWIL yang diadakan dua tahun sekali.
 
“POPDA merupakan bagian dari pembinaan olah raga pelajar di Indonesia,” kata Maifrizon.
 
Maifrizon melanjutkan bahwa POPDA diharapkan dapat menjadi ajang kebangkitan bagi pembinaan atlet daerah.
 
“Multi ajang yang melibatkan para atlet pelajar muda ini memang menjadi jembatan menciptakan atlet-atlet handal yang akan membawa nama daerah berprestasi di ajang nasional,” tambah Maifirzon.

(R/Lian)

Posting Komentar

Disqus