Ads (728x90)


postviews postviews postviews

Dilihat kali



SERGAI, Realitasnews.com  -  Warga Dusun Panglong dan Dusun Siria-ria Desa Sukadamai Kecamatan Sei Bamban saling bahu membahu, bergotong royong dengan penuh ikhlas membuka membuka saluran irigasi non permanen melintasi areal perkebunan di Areal Afdeling VII Blok 4 PTPN III Kebun Rambutan, Rabu (29/7/2020).

Kegiatan gotong royong itu dihadiri oleh Bupati Sergai Ir. H. Soekirman para Asisten, Kepala OPD, Camat Sei Bamban Juniar Marolop Gultom SH, Tokoh masyarakat, Perwakilan PTPN III Kebun Rambutan.

Bupati Sergai Ir H Soekirman sangat mengapresiasi masyarakat Desa Sukadamai Kecamatan Sei Bamban yang memiliki semangat  untuk saling bahu membahu, bergotong royong dengan penuh ikhlas.

“ Dengan memiliki semangat gotong royong sudah sepantasnya hal ini mendapat apresiasi khususnya warga Dusun Panglong dan Dusun Si Ria-ria yang masih tetap memegang teguh budaya gotong-royong demi mewujudkan tujuan bersama,” katanya disela-sela kegiatan gotong royong itu.

Bupati Sergai juga mengucapkan terima kasih kepada pihak PTPN III Kebun Rambutan yang telah mengizinkan warga membuka saluran irigasi non permanen melintasi areal perkebunan.

Bupati Sergai juga mengajak warga untuk bersama-sama menjaga keberlangsungan tanaman milik perkebunan tersebut. Ia mengharapkan masyarakat menjadi penjaga sawit yang ada di areal perkebunan ini sehingga terjadi simbiosis mutualisme yang sama-sama saling menguntungkan.

“ Sangat luar biasa, kebersamaan yang ditunjukkan warga Dusun Panglong dan Dusun Siria-ria. Ini membuktikan bahwa budaya gotong-royong masih terpelihara baik di desa ini. Budaya ini harus tetap kita jaga dan ditingkatkan untuk ke depannya,” katanya.

Bupati Sergai langsung menindaklanjuti terkait dengan hal-hal yang disampaikan oleh masyarakat.

“ Hari ini juga Saya memerintahkan kepada OPD terkait untuk segera menindaklanjuti dengan segera, seperti bantuan alat berat untuk perluasan lahan, serta pembangunan infrastruktur jalan, irigasi serta fasilitas pendukung lainnya,” katanya.

Bupati Sergai berharap semua hal yang disampaikan tersebut sebelumnya telah dibahas dalam Musrenbang tingkat desa dan kecamatan, sehingga akan lebih memudahkan bagi pemerintah daerah untuk segera merealisasikannya seperti yang masyarakat harapkan.

Sementara itu Pandiangan salah seorang tokoh masyarakat Desa Sei Bamban sekaligus salah satu orang yang berperan dalam pemekaran Kabupaten Sergai dari Deli Serdang mengucapkan terima kasih kepada Bupati yang telah berkenan menghadiri kegiatan gotong-royong. 

Ia menyebutkan kehadiran Bupati Sergai memberikan motivasi kepada warga untuk mewujudkan saluran irigasi dengan tetap saling bekerja sama dan bahu membahu demi mewujudkan tujuan bersama.

“ Tali air yang ada diperkebunan sebelumnya sempit dan dangkal, serta tidak diberi izin oleh pihak perkebunan untuk dilakukan gotong royong sebagai solusi atas kesulitan petani mendaptkan air untuk mangairi lahan pertanian milik masyarakat,” katanya.

Kemudian, katanya,  hal ini ditindaklanjuti dengan surat Camat serta bantuan Bupati Sergai yang menghubungi langsung pihak direksi PTPN III Kebun Rambutan, akhirnya masyarakat diberikan izin untuk tali air tersebut dimanfaatkan oleh petani dengan memperlebar tali air menjadi 2,5 meter serta dilakukan pendalaman seperti yang kami lakukan hari ini.

“ Dengan demikian, kami atas nama masyarakat dua desa dan membuat warga 5 dusun di Sei Bamban ini mengucapkan terima kasih kepada Bupati Sergai beserta jajaran atas bantuan yang telah diberikan. Ditambah lagi dengan pernyataan Bupati untuk memberikan bantuan kepada petani guna keperluan perluasan lahan dan pembangunan infrastruktur jalan serta pendukung lainnya. Sebab memang aspirasi yang kami sampaikan hari ini adalah keperluan yang kami rasa pokok seperti perbaikan irigasi, infrastruktur jalan, serta sarana pendukung lainnya,” katanya.

Ia menyampaikan bahwa, masyarakat percaya pemimpin daerah kita adalah pemimpin yang bijak dan amanah, untuk itu kami akan terus mendukung keberlanjutan pembangunan di kabupaten yang sudah mampu berdiri sendiri dari kabupaten induknya, budaya gotong royong ini akan terus kami jaga dan lestarikan. (Jan)


Posting Komentar

Disqus