Ads (728x90)

Dilihat 0 kali

Petugas Bea Cukai Batam Diserang dan Barang Bukti Dirampas Saat Laksanakan Operasi Gempur Rokok Ilegal


BATAM, Realitasnews.com, –  Sebagai upaya untuk terus meningkatkan pengawasan terhadap Barang Kena Cukai (BKC) ilegal, Bea Cukai Batam (BC Batam) terus menggalakkan Operasi Gempur Rokok Ilegal dengan sasaran utama peredaran rokok dan miras ilegal di Kota Batam. Namun dalam pelaksanaannya tidak sedikit mendapatkan resistensi dari pelaku peredaran BKC ilegal.

“ Seperti yang terjadi pada Selasa, 31 Agustus 2021, petugas Bea Cukai Batam yang akan mengamankan pelaku dan barang bukti kasus rokok ilegal, mengalami cedera diakibatkan tindak kekerasan yang dilakukanoleh sekelompok orang tak bertanggung jawab,” kata Kepala Bidang Bimbingan Kepatuhan dan Layanan Informasi Bea Cukai Batam, M. Rizki Baidillah dalam rilisnya yang disampaikan kepada sejumlah awak media, Rabu (1/9/2021).

Ia menjelaskan kronologi kejadian tersebut berawal dari informasi masyarakat terkait adanya dugaan peredaran BKC ilegal di wilayah Kecamatan Batam Kota, sehingga pada hari Selasa, 31 Agustus 2021, Tim Gempur Rokok Ilegal BC Batam melakukan operasi tangkap tangan atas kegiatan bongkar muat rokok yang diduga ilegal.

Petugas Bea Cukai Batam Diserang dan Barang Bukti Dirampas Saat Laksanakan Operasi Gempur Rokok Ilegal

Sekitar pukul 16.00 WIB, katanya, Tim melakukan pemeriksaan terhadap dua mobil dan satu bangunan dengan disaksikan oleh Ketua RT dan Divisi Keamanan RT setempat.

Selanjutnya, dilakukan tindak pengamanan atas barang bukti yang ditemukan di area bangunan tersebut, namun tiba-tiba orang tak dikenal (OTK) mendatangi TKP (Tempat Kejadian Perkara) dan mencoba menghalangi proses pengamanan barang bukti. 

“ Atas hal tersebut, Tim mencoba meminta identitas OTK tersebut namun yang bersangkutan tidak bersedia memberitahukan identitasnya, sehingga Tim melanjutkan proses pengamanan barang bukti,” katanya.

Puncaknya, katanya,  sekitar pukul 17.30 WIB datang beberapa orang lagi yang juga tidak diketahui identitasnya, melakukan perlawanan terhadap petugas, dan memaksa untuk mengambil kembali barang yang telah diamankan ke dalam truk, selain itu juga OTK tersebut melakukan provokasi sehingga menyebabkan keributan yang menyebabkan dua orang petugas Bea Cukai Batam mengalami cedera dan barang bukti direbut kembali oleh OTK tersebut. (Ril/Lian)

Post a Comment

Disqus