Ads (728x90)

Dilihat 0 kali

𝗧𝗞𝗣𝗥𝗗 𝗞𝗼𝘁𝗮 𝗕𝗮𝘁𝗮𝗺 𝗦𝗶𝗮𝗽𝗸𝗮𝗻 𝗥𝗲𝗻𝗰𝗮𝗻𝗮 𝗗𝗲𝘁𝗮𝗶𝗹 𝗧𝗮𝘁𝗮 𝗥𝘂𝗮𝗻𝗴 𝗨𝗻𝘁𝘂𝗸 𝟮𝟬 𝗧𝗮𝗵𝘂𝗻 𝗸𝗲 𝗱𝗲𝗽𝗮𝗻  𝐌𝐞𝐝𝐢𝐚 𝐂𝐞𝐧𝐭𝐞𝐫 𝐁𝐚𝐭𝐚𝐦 - Tim Koordinasi Penataan Ruang Daerah (TKPRD) Kota Batam menggelar penandatanganan secara bersama Dokumen Ranperwako Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) 7 Wilayah Perencanaan (Nongsa, Batam Kota, Bengkong, Batu Ampar, Lubuk Baja, Sekupang dan Batu Aji) Tahun 2021-2041.  Dokumen ini akan digunakan sebagai salah satu persyaratan pengajuan Persetujuan Substansi atas Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) tersebut kepada Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN).  "Pertemuan saat ini dalam rangka mempersiapkan RDTR Batam selama 20 tahun ke depan. Berkolaborasi dengan BPN maupun BP Batam," ucap Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Jefridin Hamid di Kantor Wali Kota Batam, Senin (13/9/2021).  Persetujuan substansi merupakan persetujuan yang diberikan oleh Menteri ATR/BPN sebagai penyelenggara urusan pemerintahan bidang penataan ruang. Yang menyatakan bahwa materi rancangan peraturan daerah/peraturan kepala daerah tentang rencana tata ruang telah mengacu pada ketentuan peraturan perundang-undangan bidang penataan ruang, kebijakan nasional, dan mengacu pada rencana tata ruang secara hierarki.  "Kota Batam merupakan salah satu daerah dari 57 kabupaten/kota di Indonesia yang digesa oleh pemerintah pusat untuk penyelesaian peraturan kepala daerah tentangg RDTR," katanya.  Hal ini karena Kota Batam merupakan daerah industri dan investasi yanng memiliki andil bagi perekonomian. Dengan adanya, RDTR OSS  nantinya dapat membantu realisasi investasi karena dapat mempersingkat waktu izin pemanfaatan lahan.  Hadir dalam agenda tersebut, Kepala Bapelitbangda Kota Batam, Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Suhat, Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Yumasnur. Lalu  Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Permukiman dan Pertamanan Eryudhi. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Herman Rozie, Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP Firmansyah, Kepala Dinas Perhubungan Pebrialin.  Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Ardiwinata, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Gustian Riau, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Abdul Malik, Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan. Juga hadir , Kepala Kantor Pertanahan Kota Batam/BPN Kota Batam Makmur A. Siboro, dan Kepala Pusat Perencanaan Program Strategis BP Batam dan Direktur Pengelolaan Pertanahan BP Batam.  Kepala BPN Batam Makmur A Siboro menyebutkan, penandatanganan Ranperwako periode 2021- 2041 ini merupakan tonggak sejarah. Guna meletakkan dasar-dasar untuk pemanfaatan ruang yang berkeadilan melalui perencanaan yang cukup matang untuk kedepan.  "Semoga dengan tersusunnya perwako ini menjadikan pembangunan di kota Batam lebih terencana dengan baik sesuai dengan arah pembangunan," harap dia.


BATAM, Realitasnews.com - Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad melakukan silaturahmi dengan tokoh masyarakat Kampung Terih, Kelurahan Sambau, Kecamatan Nongsa.

Dalam kegiatan tersebut Amsakar menyempatkan diri untuk berdialog dan mendengarkan langsung apa saja yang menjadi keluhan-keluhan masyarakat Kampung Terih dan sekitarnya.

"Sudah sangat sering saya datang ke sini, mudah-muahan kehadiran kami dapat menjadi pelengkap infrastruktur pariwisata di Kampung Terih ini," kata Amsakar, Minggu (12/9/2021).

Dijelaskan Amsakar bahwa Kampung Terih merupakan salah salah satu Kampung Tua di Batam yang memiliki prospek  sebagai destinasi pariwisata. Bahkan beberapa kali penghargaan juga sudah didapat.

Karena itu tidak ada alasan bagi Pemko Batam untuk tidak mendukung hal tersebut. Karena itu apa yang menjadi masukan masyarakat pastinya akan selalu menjadi prioritas Pemko Batam.

"Ada beberapa masukan yang disampaikan kepada kami, tentu hal ini akan menjadi perhatian bagi pemerintah," katanya.

Seperti halnya terkait dengan permintaan pembangunan Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) di Kelurahan Sambau. Amsakar mengaku sudah menyapaikan hal tersebut kepada Pemprov Kepri untuk segera direalisasikan.

"Karena SMK memang di bawah Provinsi, sudah saya sampaikan kepada Ibu Wagub (Marlin Agustina), mudah-mudahan segera terealisasi," kata Amsakar.

Selanjutnya terkait dengan peningkatan infrastruktur dan beberapa permintaan lainnya, pada dasarnya apa yang disampaikan masyarakat sudah masuk dalam musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) dan beberapa di antaranya masuk dalam prioritas utama.

Amsakar meminta kepada masyarakat untuk bersabar jika ada yang belum dapat terakomodir tahun ini ataupun tahun depan. Hal itu karena keterbatasan anggaran Pemko Batam, yang saat ini memang tengah fokus dalam penanganan Covid-19.

"Intinya jangan khawatir, kalau belum dapat terakomodir tahun sekarang akan kita lanjutkan tahun berikutnya," kata Amsakar. (MC)

Post a Comment

Disqus