Ads (728x90)


 


postviews postviews postviews

Dilihat kali

Dari lkrar Menuju Aksi Nyata, Rutan Batam Teguhkan Komitmen Bersih dari Handphone Ilegal, Narkoba dan Penipuan
Kepala Rutan Kelas IIA Batam Fajar Teguh Wibowo memimpin Apel dan Ikrar bersama dalam mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang bersih, dari Handphone Ilegal, Narkoba, dan Penipuan. pada Jumat (08/05/2026), di halaman Rutan Kelas II Batam.  ( F/ist)





BATAM, Realitasnews.com — Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Batam melaksanakan kegiatan Apel dan Ikrar bersama dalam upaya memperkuat komitmen dan mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang bersih, dari Handphone Ilegal, Narkoba, dan Penipuan. pada Jumat (08/05/2026), di halaman Rutan Kelas II Batam. 

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut arahan dari Direktur Jenderal Pemasyarakatan dalam memperkuat komitmen seluruh jajaran pemasyarakatan untuk memberantas peredaran handphone ilegal, narkoba, serta praktik penipuan di dalam lapas dan rutan demi menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih.

Apel dipimpin langsung oleh Kepala Rutan Kelas IIA Batam Fajar Teguh Wibowo dan diikuti seluruh pegawai Rutan Kelas IIA Batam. 

Turut hadir dari Kodim 0316/Batam, Polsek Sagulung, BNN Kota Batam, BNNP Kepulauan Riau, Mahasiswa Universitas Internasional Batam, Pemuda Pancasila, serta awak media.

Dalam sambutanya kepala Rumah Tahanan Negara (karutan) kelas II A Batam Fajar Teguh Wibowo menyapaikan, kegiatan ini merupakan bentuk nyata sinergi antar instansi dalam mendukung program pemberantasan peredaran narkoba, handphone ilegal, serta praktik penipuan di lingkungan pemasyarakatan. "Ini merupakan kegiatan bentuk nyata sinergi antar instansi dalam mendukung program pemberantasan peredaran narkoba, handphone ilegal, serta praktik penipuan di lingkungan pemasyarakatan," kata Fajar.

Razia gabungan bersama Aparat Penegak Hukum yang terdiri dari Kodim 0316/Batam, Polsek Sagulung, dan BNN Kota Batam



Usai pelaksanaan apel dan ikrar bersama, kegiatan dilanjutkan dengan razia gabungan bersama Aparat Penegak Hukum yang terdiri dari Kodim 0316/Batam, Polsek Sagulung, dan BNN Kota Batam. 

Razia dilakukan dengan penggeledahan kamar hunian warga binaan untuk memastikan ketiadaan barang yang  dilarangan serta yang berbahaya, seperti handphone ilegal, narkoba, maupun instalasi listrik liar.

"Tadi ada delapan kamar hunian yang dilakukan penggeledahan, dan untuk setiap warga binaan harus terlebih dahulu menjalani penggeledahan badan sebelum dilakukan pemeriksaan barang-barang di dalam kamar hunian, "ucapnya.

Dari hasil razia gabungan tersebut, petugas berhasil memastikan bahwa Rutan Kelas IIA Batam dalam kondisi aman dengan hasil nihil handphone ilegal, narkoba, dan instalasi listrik liar.

"Setelah dilakukan razia gabungan petugas berhasil memastikan bahwa Rutan Kelas IIA Batam dalam kondisi aman dengan hasil nihil handphone ilegal, narkoba, dan instalasi listrik liar," ujarnya.

Tes urine terhadap 100 orang pegawai dan 100 orang warga binaan Rutan Kelas IIA Batam yang dilaksanakan di Klinik Rutan Kelas IIA Batam.



Kemudian kegiatan dilanjutkan dengan pelaksanaan tes urine terhadap 100 orang pegawai dan 100 orang warga binaan Rutan Kelas IIA Batam yang dilaksanakan di Klinik Rutan Kelas IIA Batam.

Dari hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh peserta tes urine dinyatakan NEGATIF (-). Hasil tersebut menjadi bukti komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang sehat, bersih, dan bebas dari penyalahgunaan narkotika.

Sebagai bentuk penguatan edukasi dan pencegahan, kegiatan ditutup dengan penyuluhan bahaya narkotika yang disampaikan oleh penyuluh dari BNNP Kepulauan Riau di Ruang Serba Guna Rutan Kelas IIA Batam.

 
Rangkain kegiatan ditutup dengan penyuluhan tentang bahaya Narkoba yang diikuti oleh 20 orang pegawai dan 20 orang warga binaan sebagai bentuk penguatan edukasi dan pencegahan, 



Penyuluhan tersebut diikuti oleh 20 orang pegawai dan 20 orang warga binaan.
Melalui rangkaian kegiatan ini, Rutan Kelas IIA Batam menegaskan komitmennya untuk terus menjaga integritas, meningkatkan pengawasan, serta memperkuat sinergi dengan seluruh aparat penegak hukum dan stakeholder dalam mewujudkan pemasyarakatan yang bersih dari handphone ilegal, narkoba, dan penipuan. (Red)

Next
This is the most recent post.
Previous
Posting Lama

Posting Komentar

Disqus